Moralita Hai, Saya adalah Admin di website Moralita.com, disini Saya akan membagikan berbagai cerita moral dan kisah inspiratif untuk kalian semua. Jangan lupa like, share dan subscribe situs Kami ya!

Ayah dan Keledai

1 min read

Gambar Dari Kisah Ayah Dan Keledai

Berikut ini adalah cerita inspiratif tentang kehidupan yang berjudul kisah ayah dan keledai.

Apa itu Keledai?

Equus africanus asinus, atau keledai adalah anggota keluarga kuda peliharaan, Equidae. Nenek moyang keledai liar adalah keledai liar bernama Afrika E. africanus.

Keledai telah digunakan sebagai hewan pekerja setidaknya selama 5000 tahun lalu. Ada lebih dari 40 juta keledai di dunia, sebagian besar di negara-negara terbelakang, di mana mereka digunakan terutama sebagai hewan draft atau pack.

Keledai yang bekerja sering dikaitkan dengan mereka yang hidup di atau di bawah tingkat subsisten. Sejumlah kecil keledai disimpan untuk berkembang biak atau sebagai hewan peliharaan di negara maju.

Keledai jantan disebut jack, betina jenny atau jennet dan keledai muda adalah foal atau anak.

Kisah Ayah dan Keledai

Eko adalah seseorang yang berjiwa sederhana yang percaya apa pun yang dikatakan kepadanya. Anak-anak desa sadar akan hal ini dan memanfaatkan kesederhanaannya untuk beberapa tawa.

Suatu hari, Eko sedang dalam perjalanan ke pasar dengan putranya untuk menjual keledai mereka. Dia bertemu dengan beberapa pemuda desa untuk bersenang-senang.

Melihat duo ayah dan anak itu berjalan bersama keledai, mereka pertama-tama menyarankan agar anak itu menaiki keledai dan menyimpan usaha menjual mereka.

Putranya pun diletakkan di punggung keledai oleh ayahnya. Para pemuda tersebut kemudian menertawakan bocah yang mengendarainya sementara sang ayah berjalan.

Ayah dan anak pun kemudian berganti tempat. Sang ayah naik sementara putranya berjalan. Para pemuda itu kemudian mengejek sang ayah karena tega menyuruh putranya yang malang itu berjalan dan menasihati mereka untuk naik keledai bersama.

Lihat Juga :  Empat Orang Teman

Eko pun menganggapnya sebagai ide bagus, mereka patuhi. Keledai yang malang itu pingsan karena kelelahan. Para pemuda itu pun kemudian menyatakan rasa enek mereka kepada ayah dan anak tersebut karena memperlakukan keledai dengan keliru dan menasihati agar mereka membawa keledai itu ke dokter hewan.

Sekali lagi, Eko mengikuti saran mereka. Di perjalanan, mereka menemukan anjing-anjing liar yang menggonggong. Berada dalam kebingungan untuk mengambil tindakan, keledai jatuh ke sungai yang larut dibawa arusnya.

Keledai itu hilang selamanya. Eko pun kehilangan keledai karena dia mengikuti apa yang semua orang sarankan tanpa berpikir untuk dirinya sendiri.

Moral Cerita

Di bawah ini adalah pesan moral yang dapat kita ambil dari kisah ayah dan keledai di atas.

Dia yang mendengarkan semua orang hanya akan menjadi bahan tertawaan.

Kutipan dari Moralita

Demikian, semoga bermanfaat dan dapat menambah motivasi Anda.

Jangan lupa beri clap, like, share serta subscribe Kami serta berikan tanggapan Anda juga melalui kolom komentar Kami di bawah ini. Terima Kasih.

Bagaimana menurut Anda?

Rata-rata 4.8 / 5. Total suara: 6

Moralita
Moralita Hai, Saya adalah Admin di website Moralita.com, disini Saya akan membagikan berbagai cerita moral dan kisah inspiratif untuk kalian semua. Jangan lupa like, share dan subscribe situs Kami ya!

Tinggalkan Tanggapan

Ingin menjual website? Cek harga website Anda disini!