Beranda News Ex Ketua Tim Pemenangan Mubarok, Apresiasi Bupati Mojokerto Gercep Realisasi Program Berobat Gratis Masyarakat
News

Ex Ketua Tim Pemenangan Mubarok, Apresiasi Bupati Mojokerto Gercep Realisasi Program Berobat Gratis Masyarakat

Suwandy Firdaus, Ex Ketua Tim Pemenangan Mubarok.

Mojokerto, Moralita.com – Ketua Tim Pemenangan Mubarok, Suwandy Firdaus, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan mendalam terhadap langkah konkret dan nyata Bupati Mojokerto Gus Barra, yang berhasil merealisasikan salah satu program unggulan dalam 100 hari kerjanya: peluncuran Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Kabupaten Mojokerto.

Dalam keterangannya, Suwandy menegaskan bahwa pelaksanaan program UHC Prioritas ini menjadi bukti konkret bahwa kepemimpinan Bupati Gus Barra benar-benar berpihak kepada kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam hal jaminan akses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Program ini menjadikan seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk mendapatkan layanan berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP, karena sudah tercover dalam skema BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah daerah.

“Selama bertahun-tahun, masyarakat Mojokerto mengeluhkan kesulitan akses jaminan biaya terhadap layanan kesehatan. Hari ini, keluhan itu dijawab oleh Bupati kita. Ini bukan hanya pencapaian administratif, tetapi juga pencapaian moral seorang pemimpin yang mendengar dan bertindak atas nama rakyat,” ujar Suwandy, Kamis (10/4).

Baca Juga :  Wanawisata Bernah de Vallei, Destinasi Wisata Hutan Alam Pacet Mojokerto yang Dikelola Masyarakat Desa

Capaian Strategis Kabupaten Mojokerto Masuk Kategori UHC Prioritas

Menurut data dari BPJS Kesehatan, per Maret 2025, sebanyak 934.256 jiwa atau 80,81% penduduk Kabupaten Mojokerto sebagai peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Angka ini tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ambang batas minimal 80% untuk memperoleh status UHC Prioritas dari pemerintah pusat.

Keistimewaan UHC Prioritas adalah, peserta BPJS Kesehatan yang baru mendaftar tidak perlu lagi menunggu masa aktif 14 hari. Mereka bisa langsung mendapatkan layanan medis sejak hari pendaftaran sebuah fitur yang sangat vital bagi masyarakat yang sedang butuh pengobatan dan rentan secara ekonomi.

Efisiensi dan Pergeseran Anggaran untuk Kepentingan Masyarakat

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Proyek Kapal Mojopahit TBM Kota Mojokerto, Kini Disegel Kejaksaan

Suwandy juga mengapresiasi keputusan cepat Gus Barra dalam mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp 44 miliar dari hasil efisiensi belanja daerah untuk memperkuat program UHC, sehingga total dana yang dikucurkan mencapai Rp 66 miliar. Keputusan tersebut menunjukkan keberanian dalam berinovasi anggaran tanpa harus menunggu P-APBD.

“Langkah ini menunjukkan komitmen seorang pemimpin sejati. Bukan hanya menunggu, tapi bertindak cepat demi menjawab kebutuhan rakyatnya,” tegas sosok yang juga duduk sebagai anggota DPRD Prov. Jatim ini.

Lebih lanjut, Suwandy mengajak masyarakat Mojokerto untuk mendukung sepenuhnya program-program Bupati Gus Barra yang selaras dengan visi misi Mubarok yakni Maju, Adil, Makmur.

Ia juga mengharapkan doa dan dukungan penuh dari KH. Asep Saifuddin Chalim, ulama kharismatik sekaligus orang tua Gus Barra, untuk terus mengawal kepemimpinan putranya agar selalu amanah dan berpihak pada rakyat.

Baca Juga :  Bupati Mojokerto Lantik Pengurus Paguyuban Kepala Desa, Gus Barra: PKD Wadah Sinergi Program Pemerintah untuk Desa

“Kita patut bersyukur, pemimpin yang kita pilih benar-benar mengimplementasikan komitmennya, bukan sekadar retorika kampanye. Kabupaten Mojokerto kini punya arah yang jelas untuk menjadi kabupaten yang lebih Maju, Adil dan Makmur,” pungkas Ketua DPD Nasdem Kabupaten Mojokerto ini.

Program UHC Prioritas hanyalah satu dari sekian visi Catur Abipraya Mubarok yang telah direncanakan dan akan direalisasikan dalam 100 hari pertama. Suwandy yang juga duduk sebagai DPRD Provinsi Jatim ini meminta masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk mendukung penuh langkah-langkah Bupati Gus Barra dalam memajukan dan mensejahterkan masyarakat.

Sebelumnya

Sah Masyarakat Berobat Gratis! 100 Hari Kerja Bupati Mojokerto, Gus Barra: Catat Sejarah Jadi Kabupaten dengan BPJS UHC Prioritas

Selanjutnya

KH. Asep Saifuddin Chalim Dorong Pemkab Lahirkan Perda Pangkas Kunker DPRD Kabupaten Mojokerto dan Fokus Turba ke 304 Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Moralita
Bagikan Halaman