Beranda News Gempa Jawa Timur Magnitudo 4,5 Guncang Blitar, Terasa Hingga Trenggalek
News

Gempa Jawa Timur Magnitudo 4,5 Guncang Blitar, Terasa Hingga Trenggalek

Ilustrasi Gempa BMKG

Trenggalek, Moralita.com — Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Rabu pagi (7/4), sekitar pukul 07.16 WIB. Getaran gempa turut dirasakan hingga wilayah Kabupaten Trenggalek, meskipun tidak menyebabkan kepanikan massal di kalangan warga.

Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 101 kilometer barat daya Blitar dengan kedalaman hiposentrum mencapai 84 kilometer. Jenis gempa yang terjadi tergolong menengah, sehingga meskipun tidak merusak, cukup terasa di permukaan.

Baca Juga :  Video Klip 'Iclik Cinta' Tuai Kontroversi, Perpusnas Bung Karno Minta Segera Dihapus

Guncangan berlangsung singkat, sekitar dua detik, namun cukup kuat untuk dirasakan warga di sejumlah kecamatan di Trenggalek. Salah satu warga Kecamatan Pogalan, Budi Cahyono, mengaku merasakan getaran yang diiringi suara gemuruh.

“Getarannya seperti ada truk besar lewat, tapi lebih kencang. Sempat kaget melihat air di akuarium bergoyang,” ungkap Budi saat ditemui di teras rumahnya.
“Karena hanya sebentar, saya tidak sampai lari keluar rumah,” lanjutnya.

Meski demikian, respons warga beragam. Sebagian besar tetap berada di dalam rumah karena durasi gempa yang singkat. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang tidak menyadari terjadinya gempa.

Baca Juga :  Polda Jatim Singgung Penyebab Kematian Uswatun Khasanah, Jelaskan Peran Pria Duduk Depan Kamar Hotel

“Saya baru tahu ada gempa setelah bertanya ke tetangga. Rupanya ada beberapa orang yang juga sempat merasakan getarannya,” tambah Budi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Triadi Atmono, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat laporan terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

“Belum ada laporan masuk terkait dampak gempa. Namun kami tetap melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Triadi dalam keterangan tertulis.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Canangkan Tingkatkan Manajemen Haji: Terminal Khusus, Efisiensi Biaya, dan Bangun Kampung Indonesia di Tanah Suci

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek bersama relawan wilayah telah dikerahkan untuk melakukan asesmen cepat dan pemantauan terhadap potensi dampak lanjutan.

Triadi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, mengingat potensi gempa susulan tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.

“Kami mengajak masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada. Pastikan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun BPBD,” pungkasnya.

Sebelumnya

Pemerintah Luncurkan Satgas Terpadu untuk Tangani Premanisme dan Ormas Meresahkan, Buka Saluran Dumas

Selanjutnya

Gawat Potensi Pidana 20 Tahun! Laporan Keuangan Selisih Aset 72,8M BPR Majatama Mojokerto, Versi Publik dan OJK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Moralita
Bagikan Halaman