Beranda News Kasus Balita 2 tahun Tewas Tertimpa Fasum di Gresik Berujung Damai, Keluarga Cabut Laporan Polisi
News

Kasus Balita 2 tahun Tewas Tertimpa Fasum di Gresik Berujung Damai, Keluarga Cabut Laporan Polisi

Proses mediasi antara keluarga balita dengan pengelola perumahan patra raya di Polsek Cerme, Gresik.

Gresik, Moralita.com – Kasus tewasnya balita berusia 2 tahun FOA, yang tertimpa fasilitas olahraga di Perumahan Patra Raya, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/1), akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Keluarga korban secara resmi mencabut laporan polisi setelah tercapai kesepakatan damai dengan pihak pengelola perumahan.

Kesepakatan tersebut diraih melalui mediasi yang difasilitasi oleh jajaran Polsek Cerme pada akhir pekan lalu. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara ini dengan damai.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hepi Muslih Riza, menjelaskan bahwa pertemuan mediasi menghasilkan solusi yang saling menguntungkan.

Baca Juga :  Telkom Dukung Penuh KPK Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU

“Kasus ini telah selesai dengan cara kekeluargaan. Mediasi difasilitasi oleh Polsek Cerme, dan semua pihak sepakat berdamai,” ujar Ipda Hepi kepada media, Senin (6/1).

Dalam proses mediasi, kedua pihak mengakui adanya kelalaian. Orang tua korban mengakui kurangnya pengawasan terhadap anak, sementara pengelola perumahan mengakui lambatnya perbaikan fasilitas umum yang rusak.

Baca Juga :  Uswatun Khasanah Janda asal Blitar Mayat Wanita di Dalam Koper Merah di Ngawi, Hasil Keterangan Keluarga

Ipda Hepi menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua belah pihak. “Semua pihak berkomitmen mengevaluasi tanggung jawab masing-masing dan mencegah kejadian serupa di masa depan,” jelasnya.

Pasca mediasi, keluarga korban resmi mencabut laporan polisi. Sebagai bentuk tanggung jawab moral, pihak pengelola perumahan memberikan santunan kepada keluarga korban. “Kami berharap musibah seperti ini tidak terulang kembali,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkot Mojokerto Berikan Pendampingan Hukum bagi Guru SMPN 7 Terkait Tragedi Pantai Drini

Perwakilan pengelola Perumahan Patra Raya, Muhammad Habib Firman, menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengunjungi rumah duka dan bertemu langsung dengan keluarga korban.

“Sebagai langkah konkret, kami berkomitmen untuk segera mengevaluasi dan memperbaiki seluruh fasilitas umum yang ada di lingkungan perumahan,” ujar Habib.

Sebelumnya

PSSI Resmi Pecat Shin Tae-yong, Alasan Evaluasi, dan Harapan Baru untuk Timnas Indonesia Piala Dunia 2026

Selanjutnya

Pekan Depan Prediksi Cuaca Ekstrem, Pemkot Mojokerto Imbau Masyarakat Waspada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Moralita
Bagikan Halaman