Beranda News Pemkab Jember Alokasikan Rp300 Miliar untuk UHC Prioritas, Layanan Kesehatan Gratis Cukup Tunjukkan KTP
News

Pemkab Jember Alokasikan Rp300 Miliar untuk UHC Prioritas, Layanan Kesehatan Gratis Cukup Tunjukkan KTP

Bupati Jember, Muhammad Fawait menerima penghargaan UHC prioritas dari direktur Kepesertaan BPJS

Jember, Moralita.com – Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan inklusif melalui peluncuran Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, yang secara resmi dimulai sejak April 2025.

Program ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Pemkab Jember dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Melalui program ini, seluruh masyarakat Kabupaten Jember kini dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jember, tanpa perlu melalui proses administrasi yang rumit.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa perluasan akses layanan kesehatan merupakan salah satu agenda utama kepemimpinannya. Dengan pengalokasian anggaran hampir Rp300 miliar, Pemerintah Kabupaten Jember ingin memastikan bahwa tidak ada lagi warga yang terhambat dalam memperoleh layanan medis.

Baca Juga :  Tragedi Rolak Songo: Pemuda Mojokerto Akhiri Hidup, Kesaksian Mantan Pacar Ungkap Fakta Terakhir

“Sejak awal, kami berkomitmen agar masyarakat, termasuk yang kurang mampu, bisa berobat tanpa kendala. Karena itu kami mendorong pelaksanaan UHC Prioritas ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesehatan rakyat,” ujar Bupati Fawait dalam dialog bersama warga pada Rabu (5/6).

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, dari total populasi Kabupaten Jember yang mencapai 2,6 juta jiwa, sebanyak 2.579.623 penduduk (98,61%) telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tingkat keaktifan kepesertaan pun menunjukkan angka yang cukup tinggi, yakni 81,72 persen, yang telah melebihi batas minimal cakupan nasional sebesar 75–80 persen.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis Sudah Beroperasi, Ini Daftar Dapur Umum di Jawa Timur

Pencapaian ini menempatkan Kabupaten Jember sebagai salah satu daerah dengan tingkat partisipasi UHC tertinggi di Indonesia.

Dalam upaya memastikan kualitas layanan tetap optimal, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi jalannya program. Ia menekankan pentingnya umpan balik dari warga demi perbaikan berkelanjutan.

Baca Juga :  RSUD RA Basoeni Disinyalir Sunat Uang Jaspel 5 Persen, Temuan BPK 812 Juta mengendap di Rekening Ilegal atas nama Bendahara

“Kami tidak ingin lagi mendengar ada masyarakat Jember yang kesulitan berobat. Jika ada hambatan dalam mengakses layanan UHC, saya minta agar dilaporkan langsung ke kami, melalui kanal pengaduan Wadul Guse,” tegasnya.

Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, penyedia layanan kesehatan, dan masyarakat, Program UHC Prioritas diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga pondasi kuat bagi transformasi sistem kesehatan yang lebih adil dan berkelanjutan di Kabupaten Jember.

Sebelumnya

KPK Periksa Muhammad Haniv dalam Kasus Dugaan Gratifikasi di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak

Selanjutnya

Ibrahim Arief Siap Hadiri Pemeriksaan Kejaksaan Agung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Moralita
Bagikan Halaman