Presiden Prabowo Anugerahkan Pangkat Jenderal Kehormatan Bintang Empat kepada Lima Tokoh Nasional
Batujajar, Moralita.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan bintang empat kepada lima tokoh nasional yang dinilai memiliki jasa luar biasa bagi bangsa dan negara. Penganugerahan ini dilaksanakan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer TNI di Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus (Pusdikpassus) Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, Minggu (10/8).
Upacara tersebut dihadiri pejabat tinggi negara, pimpinan TNI-Polri, dan keluarga besar penerima penghargaan. Berikut adalah profil singkat kelima penerima anugerah:
1. Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan RI dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029 ini lahir di Ujung Pandang (kini Makassar) pada 30 Oktober 1952. Putra Letkol TNI (Purn) Haji Sjamsoeddin Koernia dan Hamdana ini memiliki rekam jejak panjang di militer dan pemerintahan.
Karier militer:
- Danton Grup 1 Kopassandha
- Dan Nanggala X Timor-Timur (1976)
- Dan Nanggala XXI Aceh (1987)
- Komandan Yonif 11
- Danrem 061/Surya Kencana (1995)
- Pangdam Jaya (1997)
- Aster Kasum TNI (1998)
- Koorsahli Panglima TNI (2001)
- Kapuspen TNI (2002)
Karier sipil:
- Wakil Menteri Pertahanan (2010–2014)
- Asisten Khusus Menhan Bidang Manajemen Pertahanan (2019–2024)
- Menteri Pertahanan RI (2024–sekarang)
Sjafrie telah menerima berbagai penghargaan, di antaranya Bintang Mahaputera Utama, Bintang Kartika Eka Pratama, dan Master Parachutist Badge dari US Army.
2. Muhammad Herindra
Lahir di Magelang, Jawa Tengah, 30 November 1964, Herindra adalah lulusan terbaik Akademi Militer 1987 (peraih Adhi Makayasa). Saat ini ia menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Sebelumnya, Herindra pernah menduduki jabatan penting, antara lain:
- Inspektur Jenderal TNI (2018–2020)
- Kepala Staf Umum TNI (2020)
- Wakil Menteri Pertahanan (2020–2024)
Pengalaman strategisnya di bidang pertahanan dan intelijen menjadikannya salah satu figur penting dalam keamanan nasional.
3. Agus Sutomo
Lulusan Akademi Militer tahun 1984 ini dikenal sebagai perwira TNI AD yang berpengalaman di satuan elite. Agus pernah menjabat:
- Danpaspampres (2011–2012)
- Danjen Kopassus (2012–2014)
- Irjen Kementerian Pertahanan (2017–2018)
Saat ini, ia menjabat Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara.
4. Ali Sadikin (Alm.)
Dikenal luas sebagai Gubernur DKI Jakarta ke-4 (1966–1977), Ali Sadikin lahir di Sumedang, Jawa Barat, 7 Juli 1927, dan wafat di Singapura pada 20 Mei 2008.
Mantan perwira Korps Marinir ini pernah menjabat:
- Menteri Perhubungan Laut (1963–1966)
- Menko Kompartemen Kemaritiman (1964–1966)
Sebagai gubernur, ia memprakarsai pembangunan infrastruktur penting seperti Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, dan Taman Impian Jaya Ancol.
5. Muhammad Yunus Yosfiah
Lahir di Rappang, Sulawesi Selatan, 7 Agustus 1944, Yunus adalah lulusan Akmil 1965. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan pada masa Presiden BJ Habibie (1998–1999) dan dikenal sebagai tokoh reformasi kebebasan pers.
Kariernya mencakup posisi strategis seperti:
- Kepala Staf Sosial Politik ABRI
- Pangdam II/Sriwijaya
- Ketua Fraksi ABRI di MPR
- Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (2003–2007)
- Anggota DPR RI (2004–2009)
Penganugerahan pangkat jenderal kehormatan ini menjadi bentuk penghargaan negara terhadap jasa para tokoh yang telah mendedikasikan hidupnya bagi pertahanan, keamanan, pembangunan, dan kemajuan bangsa.






