Beranda News Penemuan Mayat Terbungkus Kardus Gegerkan Gresik, Korban Ternyata Driver Ojek Online Asal Sidoarjo
News

Penemuan Mayat Terbungkus Kardus Gegerkan Gresik, Korban Ternyata Driver Ojek Online Asal Sidoarjo

Lokasi penemuan sesosok mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus, dibalut plastik hitam, dan diikat rapi dengan tali rafia.

Gresik, Moralita.com Warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus, dibalut plastik hitam, dan diikat rapi dengan tali rafia. Mayat tersebut ditemukan pada Minggu pagi, 28 Juli 2025, sekitar pukul 06.00 WIB di semak-semak pinggir jalan desa.

Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, membenarkan adanya penemuan tersebut dan menyampaikan bahwa berdasarkan identifikasi awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan.

“Informasi awal saat proses evakuasi, jenazah dipastikan berjenis kelamin perempuan,” ujar Ekwan, Minggu (28/7).

Pihak kepolisian langsung mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina, Gresik, untuk dilakukan proses autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut. “Jenazah langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina. Kami masih menunggu hasil identifikasi lengkap dari tim Polres Gresik,” tambah Ekwan.

Baca Juga :  Lontong Kupang Legendaris yang Nagihi, Berikut Warung Legendarisnya

Salah satu warga setempat, Sakur, yang turut menyaksikan proses evakuasi, menyatakan bahwa jenazah ditemukan dalam posisi terlentang dan terbungkus rapi, menyisakan aroma tidak sedap di sekitar lokasi.

“Pertama kali diketahui warga sekitar jam enam pagi. Bau menyengat dan posisi kardus mencurigakan,” ujar Sakur kepada wartawan.

Setelah melalui proses identifikasi oleh kepolisian, diketahui bahwa korban adalah Sevi Ayu Claudia (30), warga asal Pecantingan, Kelurahan Sekardangan, Kabupaten Sidoarjo. Sehari-hari, Sevi bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) dan melayani rute di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.

Menurut kesaksian kerabat dan rekan sejawatnya, Sevi terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Sabtu, 26 Juli 2025 sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu ia mengenakan pakaian santai, diduga hendak menerima pesanan layanan ojek atau pengantaran.

Baca Juga :  Porprov Jatim IX/2025 Malang Raya Usai Rekor Terpecahkan, Surabaya Kembali Juara Umum

“Sekitar jam delapan malam, ponselnya sudah tidak aktif. Setelah pukul sebelas malam hanya centang satu (tidak terbaca). Padahal biasanya dia selalu aktif di grup ojol,” ungkap Arini, sahabat dekat Sevi yang juga berprofesi sebagai driver ojek online.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pembunuhan tersebut. Lokasi penemuan jenazah telah dipasangi garis polisi (police line) dan tim Inafis Polres Gresik telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Dua Tewas, Tiga Kritis Diduga Keracunan Gas Kimia Saat Cuci Truk di Sidoarjo

“Kami akan memaksimalkan pemeriksaan forensik dan jejak digital korban, termasuk riwayat terakhir perjalanan dan komunikasi melalui aplikasi ojol,” kata salah satu penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Pihak keluarga korban telah diberitahu mengenai penemuan ini dan diminta hadir untuk kepentingan identifikasi lanjutan.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian untuk segera melaporkannya. Kasus ini kini menjadi perhatian serius dan diprioritaskan dalam penanganannya oleh aparat keamanan.

Sebelumnya

Krisis BBM di Bondowoso, Antrean Mengular Akibat Dampak Penutupan Jalur Gumitir

Selanjutnya

Amerika Serikat dan Uni Eropa Sepakati Tarif Resiprokal 15 Persen untuk Perdagangan Strategis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Moralita
Bagikan Halaman