Solo, Moralita.com – Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto melaksanakan kunjungan silaturahmi dan halal bihalal ke kediaman Presiden Republik Indonesia ke-7 di Kota Solo, dalam rangka mempererat nilai-nilai kebangsaan sekaligus meningkatkan kapasitas manajerial kepala desa di momentum Idulfitri 1446 H.
Ketua PKD Kabupaten Mojokerto, Miftahuddin, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program strategis PKD dalam menjalin komunikasi dan konsolidasi dengan para tokoh nasional. Kegiatan ini, menurutnya, bukan hanya berlandaskan pada semangat silaturahmi, tetapi juga bertujuan untuk menggali inspirasi dan memperkuat visi kebangsaan dari para pemimpin bangsa.
“Silaturahmi ini merupakan program rutin PKD dalam rangka menyambung komunikasi dengan tokoh-tokoh nasional, sekaligus memperkuat posisi kepala desa sebagai garda terdepan dalam sistem pemerintahan Indonesia. Selanjutnya, PKD juga akan mengagendakan kunjungan ke tokoh-tokoh nasional lainnya,” ujar Miftahuddin, Jumat (4/4).
Ia menambahkan bahwa keberadaan PKD sebagai organisasi yang menaungi seluruh kepala desa di wilayah Kabupaten Mojokerto yang dikenal sebagai cikal bakal peradaban Majapahit memiliki tanggung jawab historis dan moral dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara itu, Penasehat PKD Kabupaten Mojokerto, Endik Sugianto, menekankan pentingnya pemaknaan sejarah dalam setiap langkah pembangunan desa. Ia menyampaikan bahwa kepala desa merupakan fondasi utama dalam sistem pemerintahan negara. Oleh karena itu, semangat patriotisme dan nasionalisme harus terus ditanamkan dalam setiap jiwa pemimpin desa.
“Sejarah tidak boleh dilupakan. Patriotisme harus terus dikokohkan, karena kepala desa adalah tiang dasar dari sistem pemerintahan kita. Ketangguhan NKRI bertumpu pada kekuatan desa-desa yang dipimpin oleh para kepala desa yang memiliki semangat kebangsaan,” tegas Endik.
Menurut Endik, program silaturahmi kepada tokoh-tokoh nasional yang dijalankan PKD juga merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas manajerial kepala desa dalam mengelola tata pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Silaturahmi ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi sebagai ruang belajar para kepala desa untuk meningkatkan wawasan, kapasitas kepemimpinan, dan kemampuan manajerial. Kita ingin para kepala desa mampu membawa desanya lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaboratif ini, PKD Kabupaten Mojokerto berharap mampu menjadi motor penggerak kemajuan desa di era modern, tanpa melupakan akar sejarah dan jati diri sebagai penerus nilai-nilai luhur Majapahit yang menjadi fondasi kebangsaan Indonesia.
Discussion about this post