Silaturahmi PSMP bersama Bupati dan Wabup Mojokerto, Komitmen Majukan Club
Mojokerto, Moralita.com – Agenda silaturahmi keluarga besar PS Mojokerto Putra (PSMP) dengan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto berlangsung hangat dan sarat muatan strategis tentang kemajuan club sepakbola kebanggan masyarakat Kabupaten Mojokerto di Rumah Dinas Wakil Bupati, Kamis (4/12/2025).
Dari luar mungkin tampak seperti pertemuan rutin, tapi di dalamnya ada percakapan serius tentang masa depan klub kebanggaan Laskar Mojopahit yang bertahun-tahun hidup di antara mitos bangkit dan kutukan degradasi.
Dalam forum tersebut, Presiden PSMP secara terbuka meminta Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto untuk bersedia duduk sebagai Dewan Penasehat PSMP sebuah posisi yang bukan hanya simbolik, melainkan juga penegasan bahwa sepak bola Mojokerto butuh figur pemerintah yang ikut memayungi nasib klub.
Tak berhenti di situ, sang Presiden PSMP juga menyampaikan permohonan dukungan politik olahraga, ia akan maju sebagai calon Ketua PSSI Jawa Timur.
Permohonan yang, mau tak mau, memperlihatkan bagaimana sepak bola daerah bukan hanya urusan rumput stadion, tapi juga urusan lobi, jejaring, dan siapa yang duduk di kursi mana.
Wabup dr. Rizal: “Yang bikin PSMP tetap kompak sampai hari ini ya Raja Siahaan.”
Dalam sambutannya, Wakil Bupati dr. M. Rizal Octavian menyampaikan apresiasi sekaligus analisis sosial yang jarang keluar dari pejabat publik.
“Kompaknya PSMP sampai detik ini adalah sosok Raja Siahaan,” ungkapnya.
Pernyataan itu bukan basa-basi. Di tengah dinamika manajemen dan finansial klub Liga 4 yang sering lebih dramatis dari sinetron azab, keberadaan figur pemersatu memang ibarat vitamin C, kecil tapi menentukan daya tahan.

Mas Wabup sapaan akrabnya, menegaskan harapannya bahwa momentum ini bisa menjadi titik balik kebangkitan PSMP semacam reboot moral, spiritual, sekaligus administratif setelah bertahun-tahun klub ini tak tersentuh Pemda.
Gus Bupati Menyusul: Absen Hari Ini, Hadir Saat Kick-off 10 Desember
Mas Wabup juga hadir mewakili Gus Bupati, yang pada hari yang sama harus bertolak ke Jawa Barat untuk agenda pemerintahan. Meski demikian, Mas Wabup memastikan bahwa Gus Bupati tidak akan tinggal diam.
“Beliau Gus Bupati akan hadir langsung mendukung PSMP pada pertandingan pertama PSMP tanggal 10 besok melawan Persekama,” jelas Mas Wabup.
Untuk ukuran kepala daerah, janji datang ke pertandingan sepak bola bisa dibaca sebagai tiga hal yakni dukungan moral, dukungan politik, dan dukungan untuk meredakan keresahan suporter yang sudah lama ingin merasakan kembali atmosfer Liga yang lebih bergairah di Kabupaten Mojokerto.
Motivasi, Efisiensi, dan Janji Perbaikan Stadion
Mas Wabup juga memberikan pesan khusus kepada para pemain PSMP agar menjaga motivasi dan afirmasi positif, karena klub kuat bukan hanya dibangun oleh strategi pelatih, tapi juga mentalitas pemain yang tidak gampang goyah.
Selain itu, Mas Wabup juga menyinggung soal efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, ia memastikan bahwa Gus Bupati tetap mengalokasikan anggaran untuk perbaikan Stadion Mojosari, markas PSMP yang selama ini lebih sering dipuji karena historinya ketimbang kualitas infrastrukturnya.
Gus Bupati Pasti Mendukung. Hobinya adalah sepak bola
Menutup acara, Mas Wabup memberikan pernyataan yang sekaligus jadi punchline politik olahraga paling jujur malam itu.
“Gus Bupati akan mendukung PSMP karena dasarnya beliau hobinya sepak bola,” ujarnya.
Dalam konteks pemerintahan daerah, punya bupati yang hobi sepak bola sering kali lebih berharga daripada punya stadion baru. Karena dukungan anggaran, atensi politik, dan prioritas program sering lahir dari keberpihakan hobi bukan dari kajian akademis infrastruktur.
Dengan segala dinamika dan permohonan dukungan yang mengemuka dalam pertemuan ini, publik Mojokerto kini berharap PSMP tak lagi sekadar hidup dari janji bangkit, tetapi benar-benar bangkit, berlari, dan berhenti hidup di kisaran Liga bawah.






