Beranda Daerah Peresmian Kantor Permanen DPD PAN Kabupaten Mojokerto, Simbol Konsolidasi Politik dan Sinergi Pembangunan Pemerintah Daerah
Daerah

Peresmian Kantor Permanen DPD PAN Kabupaten Mojokerto, Simbol Konsolidasi Politik dan Sinergi Pembangunan Pemerintah Daerah

Kyai Asep didampingi Gus Barra Bupati Mojokerto dan Gus Afif Stafsus Kemendes saat peresmian Kantor DPD PAN Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto, Moralita.com – Peresmian Kantor DPD PAN Kabupaten Mojokerto menjadi momentum penting dalam perjalanan politik lokal maupun regional Jawa Timur. Gedung permanen yang berdiri megah di Jalan Raya Kembangringgit, Pungging, ini diresmikan pada Sabtu (20/9) dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional, daerah, akademisi, hingga ulama karismatik.

Harapan yang Lama Dinanti

Prof. Achmad Rubaie, yang hadir mewakili Ketua DPP dan DPW PAN, menegaskan bahwa gedung ini merupakan jawaban dari mimpi panjang kader PAN di Kabupaten Mojokerto.

“Sejatinya, Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, yang akan meresmikan kantor ini. Namun, karena agenda kenegaraan, beliau harus mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam sidang umum PBB di New York. Kita doakan perjalanan beliau lancar dan presiden kita senantiasa diberikan kesehatan,” ucapnya.

Menurut Rubaie, penantian panjang ini sudah berlangsung lebih dari 15 tahun. Selama itu, DPW PAN Jawa Timur selalu mengimpikan markas perjuangan permanen yang representatif.

“Alhamdulillah, hari ini doa itu terkabul. Gedung ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol perjuangan dan pengabdian PAN untuk menampung aspirasi masyarakat Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Baca Juga :  RSUD Prof. Dr. Soekandar Raih Review Pelayanan Positif 2025 dari Inspektorat, Bukti Transformasi Layanan Kesehatan Digital dan Humanis

Kontribusi Strategis Tokoh Lokal

Rubaie tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada dua tokoh sentral yang berperan besar dalam terwujudnya gedung tersebut: Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim dan Gus Afif Zamroni.

Peresmian Kantor Permanen DPD PAN Kabupaten Mojokerto, Simbol Konsolidasi Politik dan Sinergi Pembangunan Pemerintah Daerah
Ach. Rubaie, Tokoh PAN saat peremian Kantor DPD PAN Kabupaten Mojokerto mewakili Ketua Umum DPP dan DPW PAN, Didampingi Kyai Asep, Gus Bupati Mojokerto, dan Gus Afif Zamroni, Sabtu (20/9).

“Gus Afif menghibahkan tanahnya, sementara Kyai Asep membangun gedung dengan biaya lebih dari Rp2 miliar. Atas nama Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, serta Ketua DPW PAN Jawa Timur, Rizki Sadig, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga amal jariyah ini dibalas Allah SWT dengan berlipat ganda,” ujar Rubaie.

Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, saat diwawancarai, menegaskan bahwa langkahnya ini lahir dari komitmen untuk membangun Kabupaten Mojokerto.

“Saya tidak ragu membantu PAN karena sudah ada komitmen bersama. Bahkan, tak menutup untuk partai lainnya jika tanahnya tersedia dan partai serius berkomitmen membangun Kabupaten Mojokerto lebih maju, adil, dan makmur, saya juga siap membantu hal yang sama,” ungkapnya.

Rumah Perjuangan dan Gagasan

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Zainuddin Maliki, Dewan Pakar DPP PAN, menekankan bahwa gedung ini bukan sekadar kantor administratif, melainkan “rumah perjuangan” bagi kader PAN.

Baca Juga :  Sebelumnya 5 Titik Bantuan Miliaran Bisa di Satu Desa, di Lainnya Nol: Gus Bupati Mojokerto Tanya, Keadilannya di Mana?
Peresmian Kantor Permanen DPD PAN Kabupaten Mojokerto, Simbol Konsolidasi Politik dan Sinergi Pembangunan Pemerintah Daerah
Prof. Dr. Zainuddin Maliki, Dewan Pakar DPP PAN.

“Di sinilah gagasan-gagasan strategis lahir, dibahas, dan diperjuangkan agar menjadi kebijakan publik yang nyata manfaatnya bagi masyarakat. Saya yakin, dengan gedung representatif ini, semangat konsolidasi akan semakin tumbuh,” tegasnya.

Zainuddin optimistis, kehadiran kantor ini akan menjadi motor penggerak untuk mewujudkan target besar PAN.

“Insya Allah, pada 2029, PAN akan masuk tiga besar partai sscara nasional, dan di Kabupaten Mojokerto kami yakin PAN akan menjadi partai terbesar. Gedung ini akan melahirkan ide-ide segar dan energi politik baru untuk pembangunan masyarakat Mojokerto,” katanya.

Ia menambahkan, kerja sama strategis dengan pemerintah daerah mutlak dibutuhkan. “Kami berkomitmen bersinergi dengan Pemkab Mojokerto, membangun pendidikan yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan kesejahteraan masyarakat yang merata,” ujarnya.

Sinergi Politik dan Pemerintah Daerah

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra atau yang akrab disapa Gus Barra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapan besar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya mengucapkan selamat atas peresmian kantor DPD PAN ini. Semoga menjadi wadah aktivitas politik yang produktif sekaligus memberikan keberkahan bagi seluruh pengurus PAN dan masyarakat Mojokerto,” ucapnya.

Baca Juga :  Mengurai Konflik Efek 'Titipan' Proyek Kepala OPD, Jelang Mutasi Jabatan Perdana Pemkab Mojokerto

Gus Barra menekankan pentingnya kolaborasi. “Kami berharap sinergi antara PAN dan pemerintah daerah berjalan optimal. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus ditopang seluruh elemen, termasuk partai politik,” tambahnya.

Gedung yang Penuh Makna

Peresmian ini tidak hanya menandai lahirnya markas politik baru, tetapi juga simbol eratnya kolaborasi antara tokoh agama, akademisi, dan politisi. Kehadiran puluhan kader dan tokoh masyarakat pada acara ini menunjukkan tingginya antusiasme dan ekspektasi publik terhadap kontribusi nyata PAN di Kabupaten Mojokerto.

Gedung DPD PAN Kabupaten Mojokerto diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat konsolidasi politik, tetapi juga ruang publik untuk membicarakan masa depan daerah. Dari sinilah aspirasi rakyat Kabupaten Mojokerto diolah menjadi gagasan, lalu diperjuangkan di jalur kebijakan daerah.

Dengan segala kontribusi, sinergi, dan semangat yang ditunjukkan, peresmian kantor ini tampaknya bukan akhir, melainkan awal dari babak baru perjuangan PAN di Kabupaten Mojokerto sebuah perjuangan politik yang menyatukan spirit kebangsaan, keagamaan, dan kebersamaan.

Sebelumnya

Maulid Nabi di Ponpes Amanatul Ummah Kyai Asep Serukan Akhiri Pertentangan Habaib – PWI, Islam Jalan Persatuan

Selanjutnya

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Sebut Mutasi ASN Langgar Mekanisme, Ancam Lapor Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Moralita
Bagikan Halaman